Perjalanan Ke Tulungagung Dari Surabaya Part 1
Hai hai... how are you guys? In this economy, hopefully all of us is fine. Hehehe...
Niatnya mau buat blog tentang perjalanan kami ke Danau Toba, tapi sepertinya masih harus sabar dulu antre didraft. Ampun...😶🌫️
Jangan khawatir, cerita dalam blog kali ini juga ga kalah keren dengan trip ke Danau Toba kok! So, baca sampai tuntas yaakk...🤗
Tulungagung.
Kabupaten Tulungagung adalah salah satu Provinsi di Jawa Timur, Indonesia. Tulungagung dikenal memiliki tata kota yang tenang dan unik. Berbatasan langsung dengan laut selatan, Tulungagung memiliki deretan wisata pantai yang menawan untuk kita explore.
Betul, kalian tidak salah baca. Kali ini kami akan menceritakan trip ke Tulungagung dari Surabaya.
Awalnya kami tidak berencana ke Tulungagung, saat kami scroll sosial media sering muncul video/konten tentang JLS Sine, Tulungagung. Kemudian kami searching dan pelajari bagaimana cara menuju Tulungagung?
Step berikutnya kami susun itinerary trip ke Tulungagung, kami booked penginapan di Tulungagung kota untuk memudahkan akses kami dari Surabaya. Selanjutnya kami booked tiket KA PP dari Surabaya 30k/orang, untuk keliling Tulungagung kami rental motor. Hati-hati ya kalau mau rental motor, pastikan jangan mau transfer full payment karena rawan penipuan!
Dari Surabaya, kami turun di Stasiun Tulungagung. Setelah motor yang kami rental diantar ke stasiun, kami lanjut check in ke penginapan yang tidak jauh dari stasiun.
Keesokan Harinya, kami bersiap dari Pagi buta buat menuju ke jalur lintas selatan atau dikenal dengan JLS Sine.
Menuju JLS Sine, kami sedikit dipandu oleh pihak rental motor agar tidak salah jalur, mengingat jalur yang cukup ekstrem menuju JLS.
Dengan waktu tempuh kurang lebih 2 Jam dari Tulungagung kota, kalian akan disuguhkan pemandangan luar biasa selama di JLS. Kalian ga perlu khawatir mau kemana saja? Karena di JLS banyak pantai indah berjejeran dan papan petunjuk yang cukup jelas menuju pantai yang kalian impikan.
Beberapa objek wisata yang bisa dikunjungi selama kalian berada di JLS Sine:
- Pantai Sine
- Pantai Dlodo
- JLS Sine Sea View
- Pantai Kedung Tumpang
- Perempatan Mekah
- Pantai Molang
- Pantai Pacar
- Pantai Glogok
- Air Terjun Pucuk Sewu
- Pantai Lumbung, dan masih banyak lagi.
Harga tiket masuk wisata tergolong cukup murah dari 5000-10.000/orang. Signal provider selama kami berada di JLS bisa dikatakan buruk, gunakan penduduk setempat kalau kalian bingung/takut nyasar.
Karena akses yang belum memadai, disarankan sebelum senja kalian sudah harus balik ke kota/ke penginapan kecuali penginapan kalian dekat dengan JLS Sine.
Karena waktu yang berbatas, dengan berat hati kami kembali ke Tulungagung kota sekitar Jam 15.00 WIB.
Muda berkelana, tua menikmati kisah. Mungkin itu adalah kalimat tepat yang sedang kami upayakan. Harta benda habis tergerus inflasi, tergerus waktu, tapi pengalaman perjalanan ini tak lekang oleh waktu. Kita belajar dari setiap perjalanan kemanapun, jauh atau dekat. Bertemu dengan orang baru, beradaptasi dengan lingkungan baru, bersahaja dengan sekitar. Waktu yang singkat membuat kita berpikir, bagaimana memanfaatkan waktu dengan baik? Bagaimana menikmati moment dengan bijak? Mengajarkan kita tentang nilai dari kualitas bukan nilai dari kuantitas. Apalah arti banyaknya perjalanan maupun banyaknya hal yang kita kumpulkan jika hanya membuat kita lalai? Lalai terhadap impian kita lalai terhadap sekitar, lalai terhadap alam raya ini. Untuk kita yang sedang mengupayakan hal baik, tetaplah sehat, tetaplah bersemangat, tetaplah kuat! Tidak ada kata terlambat untukmu mewujudkan impianmu, dan semoga bisa menciptakan cita yang menginspirasi untuk masa depan bangsa.
Perjalanan ke Tulungagung belum usai, sampai jumpa di perjalanan ke Tulungagung part 2.🤝
Sengaja kami bagi jadi 2 part, karena untuk part berikutnya akan kami ceritakan perjalanan kami ke jalur lintas selatan via Gemah (JLS Gemah).😉
See you soon on next trip and have nice days for us...👊












Komentar
Posting Komentar